![]()
Beberapa minggu yang lalu saya membeli TV baru. Saat itu saya mendapat tips dari penjualnya bahwa alih-alih menggunakan kabel video ‘biasa’ lebih baik menggunakan kabel komponen untuk menyambungkan DVD Player ke TV. Katanya gambar jadi lebih bagus dan lebih murah daripada kabel HDMI.
Kebetulan (sialnya, lebih tepat), selesai saya setting TV itu, giliran DVD Player yang ngambek, padahal sebelumnya sehat-sehat saja. Kebetulan (lagi), anak saya lagi gemar-gemarnya nonton Upin & Ipin. Setiap kali dia melihat TV hidup, Upin & Ipin harus berada di sana. DVD Player-lah yang menyediakan kebutuhan itu. Jadilah saya harus mencari DVD Player juga keesokan harinya.
Saya teringat sebuah DVD Player ‘berteknologi Korea’ yang katanya mampu membaca CD tergores sekalipun. Tapi sesampai di tempatnya saya malah tergoda melihat toko yang biasa menjual barang-barang Cina, dan benar saja di sana ada DVD Player yang harganya 200 ribu kurang sedikit, separo dari yang ‘berteknologi Korea’ tadi. Saya perhatikan setidaknya ada 3 merk berbeda yang jika diperhatikan dengan seksama sama saja. Nah, di situ saya juga menanyakan soal kabel komponen. Tapi berbeda dengan si penjual TV, di sini dijawab hanya menambah kualitas sekitar 20% saja, mending pake HDMI katanya. Tapi DVD Player yg saya beli tidak memiliki output HDMI. Saya sempat melihat harga kabel komponen 100 ribu kurang sedikit (saya pakai istilah ini karena label suka menipu kita dengan angka 9-nya). Bah, masak harga kabel separo harga player-nya.
Perburuan kabel komponen menemui hasilnya minggu berikutnya di sebuah toko retail besar. Harganya 30 ribu kurang sedikit. Kabel komponen memang jarang dipakai karena beberapa faktor. Pertama, kabel yang disertakan player biasanya hanya seikat kabel RCA berwarna merah, putih dan kuning. Video memakai kabel kuning. Kedua, tidak mau repot. Seutas kabel video kuning tentu lebih praktis daripada memakai 3 utas kabel komponen. Ketiga, TV lama tidak menyediakan input komponen video.
Kabel komponen biasanya terdiri dari 3 utas kabel yang (ujungnya) berwarna merah, hijau dan biru. Berbeda dengan kabel video kuning yang mentransfer sinyal video utuh, kabel komponen mentransfer komponen video. Umumnya berformat YUV (atau YPbPr/YCbCr), tapi bisa berformat RGB atau SoG. Format YUV memisahkan video ke dalam komponen gambar hitam putih dan warna. Meskipun awalnya digunakan untuk menambahkan warna pada industri televisi yang sudah ada (hitam-putih), sengaja atau tidak format ini sesuai dengan mata kita yang mempunyai sel silinder dan kerucut yang mempunyai tugas berbeda dalam menangkap gelap-terang dan warna. Video DVD juga dikodekan dalam format YUV ini. Dengan kabel komponen, TV akan mendapat sinyal video yang lebih kaya yang akan meningkatkan kualitas gambar.
Ternyata kabel komponen sebenarnya merupakan kabel RCA biasa seperti yang biasa disertakan saat membeli player (merah-putih-kuning). Jadi sebenarnya saya tidak perlu membeli kabel lagi, cukup menggunakan kabel player lama. Hanya saja, saya perlu mengingat jika kabel kuning saya colokkan ke colokan biru, ujung satunya pun begitu, bukan masuk ke colokan hijau. Juga, kabel komponen hanya mentransfer video, artinya colokan audio (merah-putih) tetap harus dihubungkan dengan kabel audio. Sedikit repot memang, karena hubungan yang biasa terdiri dari 3 kabel audio-video (kuning-merah-putih) sekarang menjadi 5 kabel (merah-hijau-biru-merah-putih).
Kabel komponen sebenarnya juga mampu mentransfer data video High Definition. Namun karena muncul HDMI, tidak banyak DVD player yang mengeluarkan video HD melalui kabel komponen. Lagi pula format video DVD memang belum HD. Blu-Ray sudah HD, tapi belum banyak film beredar dalam format tersebut.
Gambar : Wikipedia

Trima kasih infonya. sy cmn pnasaran, bgaimana klo dgn TV lama? apakah artinya tdk ada harapan dan kemungkinan untuk bisa memkai 5 kabel komponen terbaru? sy msih mnyimpan tv lama saya, dia hnya pkny tmpt wrna kuning dan putih.tp d blakang tv ada 4 lubang lg.. bisa d gunakan kah? klo anda ada info tolong segera britahu saya. sy ingin memanfaatkan tv lama sy lg. tks sebelumnya.
Oleh: adit on 30 Juli 2010
at 00:32
Untuk TV lama (CRT/tabung) sepertinya kurang dapat memanfaatkan ‘keunggulan’ dari kabel komponen. Saya tidak tahu apakah 4 lubang dibelakang TV Anda merupakan lubang untuk kabel komponen. Seperti gambar di atas atau tidak?
Jika iya, berarti TV Anda dapat menggunakan kabel komponen. Tapi perlu diingat bahwa CRT umumnya tidak dapat melakukan ‘progressive scan’, sehingga mungkin justru gambar tidak muncul. Atur DVD Player menggunakan ‘Interlace’ (biasanya sudah default, sudah setting dari pabrik jika belum pernah diubah)
Jika tidak, Anda terpaksa harus menggunakan kabel komposit (kabel berujung kuning). Kabel ini mengirimkan sinyal persis seperti sinyal dari Stasiun TV. Anda tetap dapat menyetel DVD (bahkan Bluray) dengan menggunakan kabel ini untuk TV lama Anda. Gambar tidak jelek kok, masih lebih bagus dari rata-rata siaran tv teresterial
Oleh: bootdir on 2 Agustus 2010
at 11:05
http://www.facebook.com/eb.santosa
Oleh: eko on 21 Desember 2010
at 04:34
mas, beli kabelnya dimana kok cuma 30 ribu. saya pake kabel av untuk ganti (sementara) kabel video komponen
Oleh: Eko on 21 Desember 2010
at 08:30
nama gerainya lupa.. pokoknya jualan barang2 impor dari Cina.
Oleh: bootdir on 23 Desember 2010
at 10:20
Pak mau tanya gerai yg jual barang2 cina itu dimana yah? Gloko bukan? Sya mau beli kabel komponent, tapi mahal yah… Secara dvdnya aja cm 160rb…
Oleh: cyntia on 27 Maret 2011
at 13:39
kemarin saya lihat ada di gerai C*rref0ur, di bagiankabel audio video, seingat saya ga sampe 100 rb kok..
Oleh: bootdir on 30 Maret 2011
at 10:31
betul pak, kalo bisa no telp tokonya, saya di daerah, biar saya bisa order lalu dikirim ke tempat saya. Atau bisa sekalian minta dibelikan? He he, nanti harga + ongkos kirim saya ganti. Thx
Oleh: eko on 29 Maret 2011
at 03:13
coba pak cari di c*rref0ur ato g14nt… saya kira sudah banyak di daerah.. ada di bagian kabel2 audio video.. untuk no telp dan kiriman barang saya tidak bisa bantu.. maaf..
Oleh: bootdir on 30 Maret 2011
at 10:32
Maaf, tolong tanya. Kalau begitu apa perbedaan secara signifikannya antara:
*Kabel komponen yang mahal (ratusan ribu)
*Kabel komponen dengan menggunakan RCAx2 (atau sesuai kebutuhan)
Kalau memang tidak ada perbedaan, berarti semua orang ketipu dengan kabel komponen yang mahal ya?
Saya berencana mencari kabel komponen soalnya =]
Thx sebelumnya..
Oleh: Andy on 23 April 2011
at 19:50
Kalo kabel komponen dengan RCA, pernah saya coba dan saya ga lihat bedanya. Cuma repot karena warna kabel dengan colokan beda, harus hati2 biar ga salah colok.
Untuk kabel mahal dan murah biasanya terletak pada bahan kabel. Kabel yang mahal (seharusnya) mempunyai hambatan kecil, sehingga tidak ada perubahan signifikan sinyal yg dialirkan dari ujung ke ujung. Ada kabel berserat emas, karena hambatan emas terhadap listrik sangat kecil. Yg ini harganya mgkn ga dihitung per meter tapi per gram
Ga usah kabel komponen, earphone/headphone saja beda harganya bisa sangat jauh..
Oleh: bootdir on 25 April 2011
at 22:24
Kalau disimpulkan berarti tidak perlu beli kabel komponen?
Saya berencana beli karena juga disarankan pakai kabel itu untuk TV LCD.
Terima kasih sebelumnya
Oleh: Shira on 14 Juni 2011
at 10:29
tergantung maksudnya ‘tidak perlu beli’
kalo tidak perlu beli karena punya kabel RCA nganggur ya tidak apa-apa, tapi kalo punya TV LCD apalagi yang ukurannya besar tidak menggunakan komponen, saya pikir akan rugi…
Oleh: bootdir on 14 Juni 2011
at 11:20
makasih banyak mas infonya,sangat bermanfaat
Oleh: alv on 3 Agustus 2011
at 14:13
Wah trima kasih banyak pak infonya bermanfaat sekali, kebetulan saya ada tv lcd yg rencana mau pakai fasilitas video component karena pertimbangan jumlah AV in nya hanya 2 sedangkan inputnya ada 3, repot cabut pasang RCA. Di Hy*3rma*t harga kabel component 99rb, mending pakai RCA yg kwalitas bagus ya harga murmer..
Oleh: fadli on 22 Agustus 2011
at 11:45
klo bt ps 3 bisa tidak.. gimn carany..? soalny tv sy g da bt hdmi..?
Oleh: neeta on 20 Desember 2011
at 14:27
maaf, saya ga punya pengalaman soal itu, mungkin bisa menggunakan kabel hdmi to RCA..
Oleh: bootdir on 29 Desember 2011
at 10:27
Mo tanya pak.. Sy br pakai tv LED naah kabel bawaan tv (rca-nya dipake u/tv digital ind0vi510n), smentara anak pgnnya nyalain dvd terus. Koneksi di tv nya smua hdmi smntara dvdnya msh pk format komponen. Sy beli sambungan hdmi to rca,tapi ko tv nya ga mau mndeteksi?apa saya salah nyambung masuk k dvdnya y? Audio merah putih sdh masuk, sisa kabel merah biru hijau bingung masukin kemana…..
Oleh: susi on 28 Desember 2011
at 18:23
kalo DVD support komponen mestinya ada colokan merah hijau biru, kalo nggak berarti cuma support composite saja.. (colokan kuning)
mungkin lebih praktis mengganti dvd playernya, krn skrg ada dvd player hdmi 400 ribuan…
Oleh: bootdir on 29 Desember 2011
at 10:30
pakde mau nanya…hehehe…
sy pake dvd kok tampilannya hitam putih
terus mau tanya apa fungsi” kabel yg merah,putih,kuning,biru dan ijo
saya punyanya yg putih,merah,kuning tp kok ga berwarna yaa?
sebelumnya TQ
Oleh: JoEvo on 5 Januari 2012
at 14:16
Saya juga mengalami nasib yg serupa sepertinya.
Sy baru dapet hadiah TV plasma samsung dari acara Family day kantor kemarin. Setelah saya coba di rumah, ternyata cuma tersedia satu slot yg bisa pakai kabel RCA stabdard (merah-putih-kuning), slot yg lain ada untuk komponen, HDMI dan PC, USB… Satu slot RCA yg tersedia sudah terpakai untuk indovision.. Problemnya, anak saya sedang hobi2nya sekarang nonton DVD barney-upin ipin, dll…
Saya coba sambungkan dari DVD dengan clot RCA standard ke TV dengan Slot komponen dan menggunakan kabel RCA standard, hasilnya… Gambar keluar tapi tidak berwarna..
Bagaimana solusi nya ya pak ?
Apa ga ada cara lain selain harus membeli DVD player baru ? hehehe…
Oleh: Indra Putra Pribadi on 30 Januari 2012
at 12:34