Oleh: bootdir | 13 Juni 2009

Perang Peramban

Tak lama setelah Chrome 2.0 melepas masa lajang betanya, Safari 4 pun muncul. Ini menyisakan Firefox 3.5 dan Opera 10 yang masih bertahan di beta.

Di antara keempatnya, Chrome 2.0 yang lebih dulu saya coba. Saya telah mencoba Chrome sejak masih beta, sebelum versi 1, dan langsung membuat terpana. Loading aplikasinya sangat cepat. Tampilannya minimalis sehingga browsing web terasa lebih longgar. Chrome yang lahir belakangan mencomot banyak konsep dari peramban lain. Banyak fiturnya lebih dulu saya lihat di Opera. Konsep yang menurut saya baru adalah multiprocess. Setiap Tab memiliki Process tersendiri. Jika Anda buka Task Manager Windows, Anda akan melihat banyak chrome.exe bertengger di situ. Ini yang membuat Chrome sangat cepat. Ibaratnya di sebuah playgroup, peramban lain hanya memiliki seorang pembimbing untuk satu kelas, sedangkan di Chrome masing-masing anak memiliki pembimbing dan satu penyelia yang mengawasi para pembimbing itu. Tentu saja hal ini memiliki kekurangan, Chrome menghabiskan lebih banyak memori. Dalam browsing keseharian saya dengan sekitar 6 tab, Chrome bisa memakai sekitar 350 MB RAM, sedangkan browser lain untuk keadaan yang sama ‘hanya’ sekitar 200 MB. Namun hal ini tentu bukan masalah besar untuk komputer-komputer sekarang. Toh buat apa RAM kalo tidak untuk dipakai :) . Menurut saya, komputer sekarang dengan multicore dan RAM di atas 512 MB, jalan di atas Windows XP, dan tidak sedang merender gambar 3D atau video, cukup untuk Chrome.

Salah satu kekurangan Chrome adalah instalasinya yang membutuhkan koneksi internet. Mungkin lucu bagi orang-orang Google, mau instal peramban kok tidak punya koneksi internet. Mungkin mereka tidak tahu ada orang seperti saya yang pengin instal Chrome di laptop yang tidak terhubung internet dan berharap ketika dapat WiFi gratisan langsung bisa menggunakan Chrome. Di masa-masa awal, Chrome memiliki banyak isu kompatibilitas dengan beberapa situs web, namun di versi 2.0 ini telah diperbaiki.

Saya mengenal Opera sudah lama, bahkan sebelum Firefox lahir. Seingat saya, fitur Tab Browsing saya kenal pertama kali di Opera. Namun dia terlupakan sejak saya kenal Firefox. Saya baru menggunakan Opera lagi sejak menginstal Opera Mini di handphone saya. Menurut saya Opera Mini merupakan aplikasi wajib instal di HP yang hanya mendukung Java. Opera Minilah yang membuat HP saya sanggup menyaingi smartphone untuk urusan browsing :) . Opera Mini memiliki konsep yang bagus. Alih-alih mengakses situs web secara langsung, Opera Mini menggunakan proxy server. Ketika Anda mengetikkan sebuah alamat situs di Opera Mini, katakanlah Yahoo, maka Opera Mini menghubungi proxy server. Proxy inilah yang kemudian menghubungi Yahoo. Lalu halaman Yahoo dimampatkan dan diformat untuk tampilan mungil layar HP. Ini sangat bermanfaat karena koneksi internet melalui HP sering dihitung harganya per KB, sehingga cara ini selain cepat juga lebih murah. Konsep ini yang kemudian diterapkan di platform lain dengan nama Opera Turbo.

Opera Turbo merupakan salah satu fitur menonjol Opera 10. Sayangnya saya tidak suka Opera Turbo. Konsep memampatkan halaman situs web melalui proxy server itu membuat kualitas gambar menurun drastis. Di handphone mungkin tidak masalah karena layarnya mungil, tapi di desktop sangat mengganggu. Kecepatan yang dihasilkan dari pemampatan inipun tidak signifikan. Saya coba fitur Turbo ini di laptop yang menggunakan koneksi internet melalui GPRS. Saya berharap dapat menghemat, namun kenyataannya tidak berhasil. Saya baru bisa membuka halaman web ketika Opera Turbo dimatikan.

Satu hal lagi, Opera adalah contoh tragis. Opera sering mempunyai gagasan dan konsep hebat yang kemudian dipakai peramban lain. Namun pemakai Opera sendiri tidak banyak. Para pembuat halaman web sering tidak ‘memandang’ Opera, akibatnya Opera sering mengalami isu kompatibilitas. Opera sering terblokir di situs yang tidak mampu mengenali fitur Opera. Contohnya jika Anda mengakses Bing.com melalui Opera, Anda akan diforward ke halaman Beta, sedangkan peramban lain masuk ke halaman yang full-featured. Saya susah masuk ke Google Account (Gmail, Reader, etc) menggunakan Opera 10.

Saya juga mencoba Safari 4. Sayangnya saya telah lebih dulu kenal dengan Chrome, meskipun sebenarnya Safari lebih dulu ada dan Chrome yang mencomot engine-nya. Saya jadi tidak tertarik menggunakan Safari karena rasanya sama dengan Chrome. Pun demikian dengan Firefox 3.5, saya tidak merasa ada yang berbeda dengan Firefox 3.0. Mungkin setelah lepas dari masa beta akan terasa bedanya. Bagaimana dengan IE 8? Saya belum punya niat untuk mencoba.

Apa hubungannya kampanye pemilihan presiden dengan Liga Champion?

Liga Champions telah selesai, kampanye presiden baru akan dimulai.

Wah, Saudara ini mau melawak ya? Itu namanya perbedaan bukan hubungan!

Loh, perbedaan atau persamaan kan merupakan suatu hubungan. :)

Begini Saudara, sesungguhnya keduanya memiliki banyak persamaan. Misalnya, keduanya merupakan sebuah kompetisi, yang pada akhirnya harus ada yang menang dan ada yang kalah. Ini yang harus disadari oleh pihak yang berkompetisi, berusaha untuk yang terbaik dan bersiap untuk yang terburuk.

Nah kita, sebagai penonton juga harus menyadari ini. Seperti halnya orang-orang yang memutuskan untuk berjudi pada malam final itu, hidup itu pilihan dan pilihan yang salah itu menyakitkan. :D Tidak usah terlalu fanatik pada tim dan pemain. Toh belum tentu Eto’o, Messi dan Henry masih di Barca musim depan, apalagi musim depannya lagi. Kalau sudah begitu, Saudara milih tim atau pemainnya? Pun politisi juga begitu, Saudara bela mati-matian ternyata besok pindah partai. Atau agama partai yang Saudara anut ternyata berkoalisi dengan pasangan yang tidak Saudara sukai.

Saudara benar. Apalagi sekarang, belum apa-apa sudah saling tuduh dan menjelek-jelekkan. Sungguh bukan sikap negarawan yang patut dicontoh!

Woh, itu tuduhan serius! Menuduh politisi sebagai negarawan adalah tindakan subversif!

Saudara harus bisa membedakan. Itu adalah salah satu tugas politisi. Saudara tentu tidak akan melaporkan Chris John ke polisi karena memukul lawannya saat bertanding di atas ring, bukan? Jadi nikmati saja pertandingan seru itu. Tidak usah terlalu dipikirkan apalagi dirasakan. Itu adalah hiburan di tengah hidup yang kian runyam. Kecuali jika Saudara ingin bekerja sebagai politisi? Atau seperti saya, mengaku apolitik tapi sering berkomentar? Latah jadi pakar telematika pengamat politik padahal takut kalah berjudi?

Oleh: bootdir | 12 Maret 2009

Liku-liku menginstal LG PC Suite

Beberapa bulan yang lalu, saya membelikan Hp LG KU380 buat istri. Hp yang murah meriah namun sudah 3G.

Mang kenapa kalo 3G? Biar gagah?

Sama sekali bukan. Waktu itu istri terpisah jauh, jadi sebagai obat kangen ya pakai video call. Lagi pula operator yang saya pakai tidak membedakan tarif voice atau video call, sehingga meskipun memakai video call tetap saja terkena tarif promo.

Saya tidak akan menceritakan kehidupan berbangsa dan bernegara LDR saya, tapi tentang LG PC Suite. Ketika akan saya instal di laptop, muncul pesan kesalahan ’CRC Redundancy Error’. Begitupun ketika saya mencoba mengcopy filenya. Sempat marah juga, masak CD bawaan pabrik yang belum pernah dipakai error. Apa LG tidak mengecek produknya?

Klik di sini jika Anda tertarik membaca lanjutannya..

Oleh: bootdir | 8 Februari 2009

Oh…surat suara..

Barusan dikirimi MMS oleh istri tersayang. Isinya dua buah gambar tentang sosialisasi pemilu 2009 di Yogya. Begini isi MMSnya:

Surat suara segedhe gaban

Hore, surat suaranya bisa dibikin baju :)


p08-02-09_1431

Duh, mau nyontreng yang mana ya? Bukanya aja sulit

Sebagai informasi, adik ipar saya (gambar atas) tingginya sekitar 170 cm. Jadi jika tidak ingin berdosa di pemilu yang akan datang, siapkan kacamata baca dan bolpen yang lancar. Selamat mencoblos mencontreng!!

Oleh: bootdir | 4 Februari 2009

Antivirus gratis

Antivirus apa yang paling bagus? Saya sudah pernah pakai A, B, dan C, bahkan terakhir pakai antivirus terbaru D 2009, kok virusnya masih lolos?

Pertanyaan semacam itu sering saya dapati. Banyak orang salah mengerti dengan virus dan antivirus. Banyak orang menganggap, dengan menginstal sebuah antivirus ‘ampuh’, masalah virus akan terselesaikan selamanya.

Secara sederhana…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori