Wong Jogja dadi Edan

Masih mengenai oleh-oleh dari Jogja, kali ini soal manusianya…

Sebuah pagi yang cerah terasa semakin indah saat bersarapan bubur ditemani malaikat kecil yang cantik jelita, di sebuah pasar dekat rumah. Sebuah ritual yang beberapa bulan lalu sering saya lakukan ketika jadi pengangguran terbuka. (katanya sekarang ‘pengangguran tidak kentara’ 🙂 )

silakan baca lengkapnya…

Iklan