Sholatlah seperti itu adalah sholat terakhirmu

Negeri Barat mungkin adalah tempat terakhir di mana saya berharap mendapatkan pelajaran agama. Namun menjadi minoritas dalam komunitas internasional nyata-nyata memberi saya beberapa pelajaran dalam beragama.

Tentang sholat misalnya, apabila di Indonesia para sesepuh bersusah payah dalam berjamaah, apalagi jamaah sholat Tarawih yang menargetkan selesai jam 8 – tidak perduli berapa lama ceramah🙂, di sini diberi kursi. Sangat jamak dijumpai kursi-kursi berada di antara shaf-shaf sholat.

Saat sholat Jum’at, seseorang bisa ditegur dengan keras apabila tertidur saat ada khutbah, sedangkan di Indonesia, masih tergiang doktrin guru agama saya bahwa jika saya berkata “Sssst..” maka pahala saya akan rusak, termasuk saat mengingatkan orang atau anak kecil yang bikin keributan.

Lalu, jika di Indonesia para imam mengingatkan supaya jamaah merapikan shaf sebelum sholat dimulai, maka di sana ada imam yang berpesan “sholu sholatan wada’ ” (Pray, as if it is your last pray) yang memaksa saya untuk khusyu’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s