Liga Champions dan kampanye pemilihan presiden

Apa hubungannya kampanye pemilihan presiden dengan Liga Champion?

Liga Champions telah selesai, kampanye presiden baru akan dimulai.

Wah, Saudara ini mau melawak ya? Itu namanya perbedaan bukan hubungan!

Loh, perbedaan atau persamaan kan merupakan suatu hubungan.🙂

Begini Saudara, sesungguhnya keduanya memiliki banyak persamaan. Misalnya, keduanya merupakan sebuah kompetisi, yang pada akhirnya harus ada yang menang dan ada yang kalah. Ini yang harus disadari oleh pihak yang berkompetisi, berusaha untuk yang terbaik dan bersiap untuk yang terburuk.

Nah kita, sebagai penonton juga harus menyadari ini. Seperti halnya orang-orang yang memutuskan untuk berjudi pada malam final itu, hidup itu pilihan dan pilihan yang salah itu menyakitkan.😀 Tidak usah terlalu fanatik pada tim dan pemain. Toh belum tentu Eto’o, Messi dan Henry masih di Barca musim depan, apalagi musim depannya lagi. Kalau sudah begitu, Saudara milih tim atau pemainnya? Pun politisi juga begitu, Saudara bela mati-matian ternyata besok pindah partai. Atau agama partai yang Saudara anut ternyata berkoalisi dengan pasangan yang tidak Saudara sukai.

Saudara benar. Apalagi sekarang, belum apa-apa sudah saling tuduh dan menjelek-jelekkan. Sungguh bukan sikap negarawan yang patut dicontoh!

Woh, itu tuduhan serius! Menuduh politisi sebagai negarawan adalah tindakan subversif!

Saudara harus bisa membedakan. Itu adalah salah satu tugas politisi. Saudara tentu tidak akan melaporkan Chris John ke polisi karena memukul lawannya saat bertanding di atas ring, bukan? Jadi nikmati saja pertandingan seru itu. Tidak usah terlalu dipikirkan apalagi dirasakan. Itu adalah hiburan di tengah hidup yang kian runyam. Kecuali jika Saudara ingin bekerja sebagai politisi? Atau seperti saya, mengaku apolitik tapi sering berkomentar? Latah jadi pakar telematika pengamat politik padahal takut kalah berjudi?

3 tanggapan untuk “Liga Champions dan kampanye pemilihan presiden”

  1. menurut saya calon presiden belum ada yang cocok, karena aku pikir mereka hanya orang-orang yang berambisius untuk menjadi penguasa. omong kosong mereka bilang memperjuangkan rakyat kecil. yang miskin akan tetap miskin dan yang kaya akan semakin kaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s