numb..

Rupanya saya kuwalat. Istilah melayunya kalo ga salah “menepuk air didulang, terpercik muka sendiri“. Setelah beroposisi terhadap keputusan Rudy yang menutup blognya, saya tertular sindrom itu. Sindrom mati rasa.

Pekerjaan yang menumpuk dan tidak berhenti bertumpuk, kelelahan di jalan akibat kemacetan, dan banyak hal remeh-temeh lainnya bisa saya jadikan alasan. Tapi sungguh, bukan saja menulis blog yang terhenti. Malas blogwalking, hanya satu-dua blog seleb kontinyu update yang saya kunjungi. Pun milis-milis yang saya ikuti pada mati suri. Yang masih bernapas juga tidak menarik. Cukup dibaca judulnya, select, lalu mark as read.

Friendster? Hanya saya kunjungi ketika mendapat email notifikasi bahwa saya mendapat pesan. Itupun sering berakhir dengan kekecewaan karena pesan tersebut hanya forward-an alias spam sopan.

Rasanya sudah saatnya mengundurkan diri dari dunia online. Saya telah mencoba flickr, namun kegembiraan hanya berlangsung sesaat saja. Gambar yang bertengger disana tidak pernah berubah sejak hari kedua saya sign up.

Terakhir bermain facebook. Lumayan ada aplikasi pukul-pukulan dan serang-serangan. Namun cara mendapat poin dengan model MLM tidak saya suka.

Kematian belum diputuskan. Istirahat dulu sajalah….

3 tanggapan untuk “numb..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s