Terminal Purwokerto yang ramah

himbauan di warung terminal purwokerto

Apakah Anda seorang pengusaha warung? Apakah Anda pernah mengalami dilema, ada pengunjung warung yang duduk berlama-lama, ngobrol, tapi hanya menghabiskan sedikit dagangan Anda, dan Anda tak tega mengusirnya?

Daripada Anda merengut menaikkan tekanan darah, mungkin cara seorang pemilik warung di Terminal Purwokerto patut ditiru. Dia menempelkan tulisan seperti gambar di atas. Sial bagi Anda jika pengunjung warung Anda buta huruf atau pura-pura tidak bisa baca.🙂

Terminal Purwokerto memang ramah. Di dinding terminal banyak tertempel ‘himbauan’ pengganti ‘larangan’. Antara lain “Kami menghargai seni, tapi kami juga butuh ketenangan” plus gambar tanda nada di coret. Atau “Tahan kenikmatan Anda sejenak untuk memberi udara segar bagi yang lain” dengan simbol rokok dicoret. Apakah himbauan tersebut terasa lebih ramah, atau terasa sarkastik, tentu masing-masing orang punya pendapat…

6 tanggapan untuk “Terminal Purwokerto yang ramah”

  1. orang Indonesia kadang emang harus dikasar…gitu aja gak pasti kerasa…heheheheh….
    yg satu gak enakan…yg satu gak perasaan….

  2. kesan saya, purwokerto ramah dan sangat2 manusiawi. jauh banget sama jabotabek. tapi.. jadi penasaran, kira2 seperti apa ya, cara ngusir yg ramah?😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s