Duit Impor

Setelah membaca keindahan ‘protes’ MpokB soal impor, yang secara menggelitik menanyakan jangan-jangan krupuk kita impor. Ya, krupuk makanan renyah yang konon khas Indonesia itu jangan-jangan kita impor, setelah tempe menjadi paten di beberapa negara.

Eh, lha kok dapat berita lebih mencengangkan, yaitu karena Perum Percetakan Uang Republik Indonesia dianggap tidak mampu memenuhi kuota produksi pencetakan uang, maka Bank Indonesia memutuskan untuk melelang pencetakan uang itu pada perusahaan asing. Memang ini bukan yang pertama, konon uang Rp 100.000 yang semi plastik dulu itu cetakan Australia, yang katanya didesain supaya lebih awet tapi ternyata malah lengket di dompet sopir angkot yang duduk ‘di atas’ mesin panas (‘Hot Seat’ yang sebenarnya!) dan ‘mleyot’ di laci gerobak penjual bakso dan mie ayam. Tapi ini tetap saja berita hebat! Loh bagaimana tidak hebat bangsa kita ini? Impor kebutuhan pokok rakyat seperti makanan dan minuman, baju bekas atau beras itu biasa. Semua dibayar pakai duit. Nah sekarang duitnya juga impor. Apa ga hebat?

4 tanggapan untuk “Duit Impor”

  1. ehm bud, photonya kok dah ada ‘cincin’…gek gek…

    kyknya nyetaknya di “Singapura deh”

    wah klo cerita akal-akalan masalah percetakan uang…ehhmm bisa panjang…..(dan tentu aku ga akan cerita disini)

  2. dulu pertimbangan mbikin duit: kalo biaya lebih mahal dari nilai nominal negara tekor….kalo nilai nominal lebih besar dari biaya pembuatan maka banyak pemalsuan.
    klo duit impor masuk kategori mana???

  3. horeee.. baru ganti header.. tapi kok kayaknya lagi pusing gitu?😀
    soal ludah meludah, memang, aye juga gak suka sama yg meludah di sembarang tempat. selain jorok, juga nggak sehat..😦

    Iya Mpok, pusing mikirin dunia🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s