Catatan akhir tahun

Kuakhiri tahun lalu, dengan memproklamasikan sebuah keadaan, bahwa aku seorang pengangguran. Aku, yang secara alami menyukai keamanan, dan menghindari tantangan, keluar dari ‘wilayah aman’, dan menuju ke keadaan tanpa kepastian. Kubulatkan tekad, kukumpulkan semangat. Kuyakinkan diri, saatnya melakukan ‘perjalanan ke barat mencari kitab suci’.

Maka segalanya aku lakukan untuk mencapai ‘tanah yang menjanjikan’. Meski bekal-bekal yang aku kumpulkan, pun habis sebelum sampai tujuan. Tapi semangat tak pernah surut, hati tak pernah ciut. Inilah perjalanan yang harus aku tempuh.

Di rimba belantara raya ini, membaca kitab suci adalah setiap hari. Kubaca kitab suci saat perut tak terisi. Kubaca kitab suci saat tubuh terpanggang matahari. Kubaca kitab suci bersama suara serak tukang minyak. Kubaca kitab suci bersama teriakan tukang koran.

Di rimba penuh pemangsa, nyawa terasa begitu berharga.

Maka ijinkanlah kututup tahun ini dengan menyembelih seekor hewan, bukan sebagai pengorbanan, melainkan hanya untuk sebuah ucapan..
terima kasih telah memberi intipan kitab suci…

Catatan: Sebenarnya tulisan ini akan diposting pada akhir tahun, tapi apa daya koneksi internet sedang pingsan.

3 tanggapan untuk “Catatan akhir tahun”

  1. mpokb: Terima kasih Mpok, tetapi perjalanan ke barat mencari kitab suci yang menarik mungkin justru perjalanannya, bukan ketemu kitab sucinya🙂

    Rudy: Terima kasih Rud, belum ada apa-apanya dibanding tulisan Mpok, misalnya yang ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s