Pedagang Kaki Lima Dua

p1000196small.jpg

Pedagang kaki lima tampaknya telah menjadi masalah di hampir seluruh pemda di Indonesia. Tak terkecuali di kota Manado. Pedagang kaki lima sering dianggap sebagai biang kesemrawutan dan kemacetan.

Konon sepenggal jalan di dekat hotel tempat kami menginap yang lebarnya lebih dari 12 meter itu pernah dipenuhi pedagang kaki lima hingga hanya menyisakan beberapa meter saja untuk lalu lintas. Jelas ini membuat gerah Pemkot Manado yang hendak menjadikan Manado sebagai kota tujuan wisata dunia. Maka penggusuran paksa adalah jalan yang ‘termudah’. Dan Pemkot Manado melakukannya dengan ‘serius’. Kalau jumlah pedagang puluhan, maka jumlah aparat penggusurnya mendekati ratusan. Saya sempat melihat 3 truk penuh Satpol PP konvoi keliling kota. Kalau ada preman nyaru di antara pedagang, maka aparat tidak kalah garang. Mungkin saja mereka adalah alumni IPDN. Itu akan menjelaskan kenapa sekolah pamong praja memerlukan latihan kekerasan melebihi angkatan perang. Kalau pedagang bandel kembali lagi, maka Satpol PP berjaga bergiliran 24 jam. Sepertinya Pemkot di atas angin kali ini.

Namun penggusuran sering tidak memberi solusi untuk perut lapar pedagang dan keluarganya. Bak lumpur Sidoarjo yang susah ditanggul, pedagang selalu saja punya akal untuk kembali. Ketika lapak beroda dua dengan satu penyangga disita, mereka menggunakan dua kaki yang tersisa. Jadilah mereka pedagang asongan mobile. Berbekal kotak bertali mereka kembali menjajakan dagangannya. Mungkin bagi Satpol PP jobdesc mereka hanya menggusur lapak. Terbukti beberapa pedagang berani lalu lalang di depan petugas berjaga. Bahkan tidak mustahil petugas membeli rokok dari mereka.

Satu yang unik di Manado adalah penjual handphone second. HP dijajakan dalam kotak dan disusun rapi seperti asongan rokok. Hampir saya mengira itu hanya casing atau HP mainan. Namun sebuah HP Nokia 6600 aktif dengan mudah tertangkap mata saya di antara jenis yang lain. Konon orang setempat memang suka “jaim” (jaga image) dan “jawa” (jaga wibawa), sehingga perputaran model HP sangat cepat. Jika Anda tertarik mencari HP second dengan model belum terlalu ketinggalan mungkin bisa mencari di sana. Siapa tahu harganya miring.

Maka kucing-kucingan ala Tom & Jerry ini tinggal menunggu bosan. Yang lebih dulu bosan kalah. Entah petugas yang bosan menangkap atau pedagang yang bosan ditangkap.

About these ads

Satu pemikiran pada “Pedagang Kaki Lima Dua

  1. di uki juga gitu. hari ini ditertibkan, besoknya ada lagi. aye mah kagak anti sama kaki lima, soalnya kadang perlu juga, hehe. masalahnya, lahan untuk tempat dagang sudah terlalu mahal. trus cari makan di mana dung..
    btw, hp sekennya murah. tapi ongkos ke manado-nya berat banget yak.. :P

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s